Custom Search

Sunday, July 26, 2009

FURQON"PUTRA"HIBATULLaH, anak pertama kami


Putra lahir hari Sabtu, tanggal 9 September 2000 di Rancaekek Bandung, jam 10.17 WIB di rumah bidan Ana. Lahir dengan berat 3.8 kg (waow gede pisan) dan panjang 51 cm. Kelahiran anak pertama yang sangat ditunggu2 tentunya. Subhanallah..... begitu aku pertama kali melihatnya, mukanya merah, Rambut hitam lebat, Mata sipit....Tangisannya menghilangkan rasa sakit akibat melahirkan.
Sungguh anugerah yang tak ternilai harganya melahirkan seorang anak yang sehat, normal. Semoga kelak kau menjadi anak yang sholeh dan selalu menjadi kebanggaan orangtua..Amien.Itulah harapan dan do'aku pada saat itu.
Oya...tentunya aku nggak langsung begitu saja melahirkan putra ( itulah nama panggilan anak pertamaku ). Putra lahir dengan usia kandunganku 9 bulan 10 hari. Mundur 7 hari dari perkiraan dokter. Aku mengalami pecah ketuban pada kamis, 7 sept 2000, tapi tidak disertai dengan rasa mules seperti pd umumnya orang mau melahirkan. Aku sangat panik pada saat itu, karena suamiku justru tidak dirumah. Suamiku sedang mengantar ibu pulang ke Purwokerto, rencananya sih ibu mertuaku mau menunggu kelahiran cucunya tapi berhubung beliau sakit jadi minta pulang. Aku langsung menelpon kakak iparku dan suamiku langsung pulang pada saat itu juga. Jum'at pagi sekitar jam 2 aku berangkat kerumah bu bidan, sesampai disana aku baru pembukaan 1. Ditunggu2 nggak ada perubahan juga akhirnya aku minta pulang. Sampai jum'at siang nggak ada perubahan juga, padahal aku coba jalan2, makan bakso, sering sujud tapi belum juga tanda2 melahirkan itu muncul.
Sekitar jam 22.00wib rasa mulas itu mulai datang. Aku catat dari pertama kali mulas jaraknya sekitar setengah jam sekali..Jam 1 pagi aku berangkat kerumah bu bidan Ana didaerah Rancaekek..diperiksa baru pembukaan 2, aku disuruh tidur dengan posisi miring terus, tujuannya katanya supaya pembukaannya lebih cepat. Aku ikuti saran beliau tapi wow..kalo dibawa posisi tidur miring rasa sakit itu justru kian bertambah.
Lihat posting lain di Keluarga Fiedtra

Keluarga Fiedtra


Kami Keluarga Fiedtra : Ibu FIfi, ayah EDi, dan 3 anak yang lucu-lucu yaitu puTRA, ciTRA dan inDRA. Sekarang kami tinggal di Denpasar, tepatnya mulai tanggal 23 Juni 09. Sebelumnya kami tinggal di Semarang.